Postingan

Menampilkan postingan dengan label Aetra

Aetra Save Our Water For The Next Generation

Gambar
Air bersih yang kita perlukan sangat bergatung pada bagaimana cara kita memperlakukan bumi yang kita diami ini. Air sewaktu-waktu dapat habis dan bukannya tidak mungkin di masa mendatang air akan semakin langka bahkan punah. Untuk itu, diperlukan kesadaran dan refleksi diri kita untuk menyelamatkan air di bumi khusunya air tanah Jakarta. Hanya ada satu tindakan sederhana namun berdampak besar bagi kehidupan kita, yakni mulai hemat air. Kita tahu penggunaan air dalam kegiatan rumah tangga sehari-hari merupakan salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya krisis air bersih di Indonesia pada Tahun 2025. Sedangkan kegiatan mencuci pakaian adalah pemakaian air terbesar kedua setelah untuk keperluan mandi. Sumber gambar:   desyarisandi.blogspot.com Aetra sebagai perusahaan yang bekerja menggunakan air bersih perpipaan mengedukasi masyarakat akan pentingnya untuk mengoptimalkan penggunaan air bersih atau pentingnya menghemat air menuju kelestarian air bersih dan air tanah jaka...

Bersama Aetra, Selamatkan Pengelolaan Sumber Daya Air Secara Berkelanjutan.

Gambar
Air merupakan material pokok bagi semua makhluk hidup. Manusia, tumbuh-tumbuhan maupun hewan termasuk jasad renik yang hidup di bumi tentu sangat membutuhkan air untuk berbagai aspek kehidupannya. Sejalan dengan meningkatnya populasi manusia yang telah berjumlah 7 milyar pada saat ini, dan tersebar di berbagai benua dan negara, tentu akan semakin sulitnya mendapatkan pemenuhan air bersih sebagai air baku air minum termasuk Indonesia. Saat ini diperkirakan sekitar 2,5 milyar penduduk bumi kehilangan akses air bersih. Dari jumlah sebanyak itu sebagian besar bertinggal di negara-negara berkembang dan negara-negara miskin terbelakang. Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang banyak dari penduduknya tidak memiliki akses air bersih untuk sanitasi yang layak. Sehingga untuk kegiatan MCK (mandi-cuci-kakus), banyak diantaranya yang terpaksa memanfaatkan air yang telah tercemar. The United Nations Development Programme (UNDP) melaporkan pada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bah...